Sekedar untuk mengetahui tradisi leluhur
(kejawen), di sini saya akan terangkan dua tradisi
ritual kejawen yang masih banyak dianut oleh
beberapa dukun tradisional dalam menjaga agar
tidak turun hujan selama suatu acara
berlangsung. Anda mungkin tidak percaya ritual
berikut ini bisa menolak, memindahkan atau
menghentikan hujan, tapi menurut hasil
pengamatan saya, memang begitulah adanya.
Bahkan pernah ada kejadian aneh, dimana suatu
rumah tidak tersiram air hujan padahal jalan dan
semua rumah yang ada disekelilingnya basah
tersiram derasnya hujan. Ternyata si tuan rumah
menghadirkan Dukun Pawang Hujan agar acara
pernikahan di rumah tersebut tidak terganggu
oleh hujan.
Berikut dua cara kejawen. Jika Anda ingin
memiliki ilmu untuk memindahkan,
menghentikan atau menolak hujan sekaligus
untuk mendatangkan hujan yang tidak melanggar
aturan agama, pelajarilah ilmu pawang hujan
aliran hikmah.
Ritual Pawang Hujan Kejawen. CARA I
Menurut cara pertama ini, jika suatu saat dimintai
bantuan untuk menyingkirkan atau mempawangi
hujan, yang pertama kali harus dilakukan adalah
berziarah ke makam leluhur orang yang minta
bantuan itu. Yang dimaksud leluhur adalah orang
yang sudah meninggal. Artinya, jika yang
menyuruh itu orang tuanya (Ayah/Ibu) masih
hidup, maka harus berziarah ke makam kakek
dari garis keturunan ayah.
Saat berziarah itu, lakukanlah ritual sebagaimana
orang yang berziarah. Membaca Al – Fatihah,
muawwidatain, yasin, tahlil, atau bacaan yang lain
yang anda bisa.
Setelah itu lakukanlah tawasul, seolah-olah
berbicara dengan arwah orang yang sedang
diziarahi, kurang lebih sebagai berikut::. . . . . . . . . ? . . . . . . . . . . . . . . . . . ? . . . . . . . . . . . . . . . ? . . . . . . . . . . . ? . . . . . . . . . . . ? . . . . . . . . ? agar apa yang saya inginkan
menyingkirkan/mendatangkan hujan ini,
dikabulkan oleh Gusti Allah.”
Pulang dari ziarah, datanglah ke rumah orang
yang minta bantuan itu. Minta sekepal nasi dan
garam kasar dan bacalah : “Kun fayakun, tidak
jadi hujan. Allahu akbar, Allahu akbar, Allahu
akbar.”
Sebaliknya, jika yang dikehendaki orang yang
minta bantuan itu datangnya hujan, ucapannya
diganti menjadi : “Kun fayakun, jadi hujan. Allahu
akbar, Allahu akbar, Allahu akbar.”
Setelah itu, nasi dan garam kasar itu dibuang di
atas genteng. Jika rumahnya terdiri dari dua
bangunan, maka tempat yang dipilih adalah atas
genteng bagian tengah, dilanjutkan dengan
mengucapkan niat yang susunan katanya
diciptakan sendiri. Dengan tujuan, mohon diberi
kemampuan oleh Tuhan agar hujan yang
semestinya turun, untuk sementara disingkirkan
ke arah barat (sebut nama desa yang berjarak
sekitar 5 KM), begitu halnya untuk arah utara,
timur, selatan dan barat.
Saat melakukan ilmu pawang yang ini, tidak ada
keharusan untuk berpuasa. Anda cukup
berpantang tidak makan minum di rumah orang
yang minta bantuan itu. Namun jika ingin
melakukan puasa sebagai bentuk dari
kesungguhan dalam meminta kepada Allah SWT,
silakan. Ini sekaligus latihan untuk ikhlas dalam
membantu orang lain.untuk
bertawasul (berdoa dengan perantara orang lain
yang diayakini lebih dekat dengan Alloh SWT)
Ritual Pawang Hujan Kejawen. CARA II
.seorang pawang tidak
diperkenankan menyentuh air dan harus puasa
ngebleng (tidak makan, minum dan tidur).
Sebaliknya, jika yang diminta adalah datangnya
hujan, maka yang dilakukan harus banyak
kungkum (berendam) di sungai sambil membaca
mantranya.
Untuk memiliki ilmu ini, sebelumnya harus tirakat
1 hari 1 malam pada hari Kamis dan mantranya sebagai berikut.. . . . . . ? . . . . . . . . . ? . . . . . . . . . . . ? . . . . . . . . . ? . . . . . . . . ? . . . . . . . . ? . . . . . . . . ?
Sedangkan jika tujuannya untuk meminta
turunnya hujan, mantranya dirubah sebagai
berikut. . . . . . . . ? . . . . . . . . . . ? . . . . . . . . . . . . ? . . . . . . . . . . . ? . . . . . . . . . . . . . . . .
. Cara penggunaannya, ketika
ada orang datang minta bantuan menyingkirkan
atau mendatangkan hujan, mintalah agar
membawa rokok.
Selanjutnya, anda berdiri di tengah halaman
rumah. Baca mantranya 3 kali, diakhiri dengan
menghisap asap rokok. Dan begitu anda
menyetujui mempawangi hujan, pada waktu
yang ditentukan agar hujang itu menyingkir atau
datang. Maka anda harus melakukan pantangan
sebagaimana tersebut diatas, yaitu, tidak makan,
minum dan tidak pula tidur. Itupun masih
ditambah menjauhi air (jika menyingkirkan hujan)
dan banyak kungkum (jika mendatangkan hujan).
Yang terberat dari ilmu pawang hujan ini, adalah
sebelum mempawangi, tidak boleh minta uang
muka. Artinya, upah itu boleh diterima jika apa
yang diinginkan yang minta bantuan itu benar-
benar berhasil.
———————————————————-
———————-
ILMU PAWANG HUJAN ALIRAN HIKMAH
Saya punya dua ilmu pawang hujan dari aliran
Hikmah yang unik dan multi fungsi. Semoga ilmu
ini bisa membantu dan menolong banyak orang,
khususnya dalam unrusan memohon datangnya
hujan maupun menyingkirkan hujan jika ada
keperluan. Ingat sifat ilmu aliran Hikmah adalah
tidak bisa digunakan untuk main-main atau
dicoba, jadi kedua ilmu ini hanya berfungsi jika
benar-benar ada kebutuhan.
1. Petak Sayyidina Ali
Ilmu ini multi fungsi. Selain untuk mempawangi
awan (menyingkirkan mendung) juga berfungsi
untuk bela diri atau kanuragan. Ilmu ini disebut
Petak Sayyidina Ali. Untuk menguasainya, selama
3 hari puasa mutih (tidak makan yang berasal dari
binatang) dan setiap usai shalat fardhu membaca
Ayat-ayat tertentu sebanyak 7 kali. Pada tengah
malam, setelah shalat hajat, membaca amalannya
100 kali. Selanjutnya, amalan itu dijadikan wirid
rutin setiap usai shalat fardhu minimal sekali atau
menurut kemampuan.
Jadi, ilmu ini tidak berfungsi untuk mendatangkan
hujan dan tidak pula untuk menyingkirkan hujan
yang sudah mulai menetes. Fungsi utamanya
hanya untuk menyingkirkan mendung.
Logikanya, jika mendung sudang menyingkir,
maka hujan pun tidak turun. Insya Allah.
2. Doa Sabdo Dadi
Doa Sabdo Dadi inipun multi fungsi. Berkaitan
dengan urusan hujan, insya Allah dapat
digunakan untuk ikhtiar menyingkirkan hujan dan
mendatangkan hujan. Intinya, apa
yang dikehendaki, insya Allah terkabulkan. Ilmu
ini dapat dilakukan dengan tanpa tirakat. Modalnya
hanya mengamalkan wirid pada pagi hari, dan
diluar itu mengamalkan zikir rahasia atau sirri.
Penggunaannya, jika untuk menyingkirkan hujan,
amalan cukup dibaca pada lokasi atau desa yang
dimaksud. Sedangkan untuk mendatangkan
hujan, amalan dibaca sambil mengitari desa. Saat
berjalan mengitari daerah itu, disarankan untuk
disertai minimal 2 orang sebagai saksi bahwa saat
itu anda sedang memohon turunnya hujan.untuk mantranya bisa hubungi saya.matur nuwun.salam peseduluran.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s